Siapa sangka, sebuah desa di kecamatan Kalisat mendadak ramai dikunjungi wisatawan. Dulu, mungkin tak ada orang meliriknya. Namun semenjak pemerintah Kabupaten Jember membuka Kotok Forest Park, desa Kotok mulai wara-wiri di media. Jember makin rame.

Awal saya tahu adanya tempat wisata ini melalui status whatsapp teman. Sepertinya menyenangkan sekali. Apalagi waktu diceritakan kalo harga tiketnya murah banget. Lokasinya juga tidak terlalu jauh dari kota. Hanya sekitar 15km dan membutuhkan waktu 20 menit dengan sepeda motor.

Nah, pas kebetulan ada kopdar Info Muslimah Jember kecamatan Kalisat, dan saya mengisi sharing parenting di sana, pulangnya, mampirlah ke Kotok Forest Park bersama suami dan Husna.

Akses masuknya adalah sebuah gang kecil yang membuat kami ragu, benarkan ini menuju lokasi wisata? Tapi hanya beberapa meter dari mulut gang, sudah tampak pintu masuk. Semakin mantep bahwa itu adalah wisata hutan pinus yang lagi ngehits ketika kami melihat payung berwarna-warni berjejeran di udara.


Disambut payung warna-warni di Kotok Forest Park. Dok Pribadi


Tiket masuknya memang cukup murah, Rp 3000/orang dan Rp 2000 untuk biaya parkir kendaraan roda dua. Sementara untuk kendaraan roda empat, Rp 5000. 

Bagi kami, wisata punya makna tersendiri. Dalam Alquran Allah memerintahkan kita untuk berjalan di muka bumi dan memperhatikan berbagai kisah umat manusia. Banyak juga ayat-ayat yang memerintahkan untuk memperhatikan dan merenungi alam. Sejalan dengan konten sharing parenting pagi sebelumnya, jalan-jalan ke hutan pinus ini menjadi salah satu sarana mengenal lebih dekat ciptaan Allah. Karena di rumah sudah sering diceritakan ciptaan-ciptaan Allah, Husna selalu senang ketika diajak jalan-jalan ke alam.

Dia berlari-lari kecil sambil berusha menghindari kerikil atau batuan. Namanya juga hutan, kita akan sangat sering menginjak akar.

Ide pengembangan hutan pinus ini cukup kreatif. Banyak wahana yang bisa dipilih peserta. ada wahana untuk berswafoto bersama keluarga. Wahana tani, wahana olahraga, motor trail, dan lainnya.


Husna di spot rangkaian bunga berbentuk hati. Dok Pribadi



Ada tarif tambahan pada tiap wahana tersebut. Harganya berkisar antara 2000 – 3000 rupiah. Semakin banyak wahana yang dimasuki, tentu semakin banyak harga tiket yang harus dibayar. Tapi ada juga tempat semacam rest area yang bisa dimasuki tanpa tiket tambahan.

Penataannya cukup unik. Kursi kayu panjang dengan meja yang menempel pada pohon pinus. Di lokasi ini terdapat kantin. Kantin Kotok Forest Park menyediakan berbagai minuman dan mie instan. Tidak menyediakan makanan berat. Jadi bagi keluarga yang ingin berkunjung, ada baiknya membawa bekal makanan dari rumah. Bisa santap siang bersama sambil menikmati suasana hutan pinus. Dan jangan lupa, sampah dibuang pada tempatnya. Di depan kantin, ada tempat sampah khusus organik dan non organik. Kita harus senantiasa menjaga alam yang telah dianugrahkan Allah ini ya.


Abaikan Husna yang kucel dan belepotan ya ๐Ÿ˜‚. Ini ceritanya lagi ngerayu untuk mau makan siang di Kotok Forest Park. Dok Pribadi

Selain kantin, juga terdapat Musholla. Pengunjung tak perlu khawatir ketinggalan waktu sholat. Sayangnya, kondisi Kotok Forest Park saat saya berkunjung ke sana kurang terawat. Entah apa sebabnya, tapi semoga ke depannya ada perbaikan pengelolaan destinasi wisata jember alternatif ini. Mengingat lokasinya yang terjangkau dan sangat pas untuk wisata bersama keluarga.


Sangat pas untuk bersantai bersama keluarga


Anyway, tetap recomended untuk berkunjung ke sana. Yang sudah menjadwal, tak perlu membatalkan. Langsung cuss saja ๐Ÿ˜Š



Ada banyak cara untuk meningkatkan kedekatan dalam keluarga, diantaranya adalah berwisata. Tak perlu jauh-jauh dan merogoh kocek dalam, ada banyak destinasi wisata Jember yang sangat menarik saat ini. Pekan lalu pertama kalinya saya dan suami mengunjungi Taman Botani Sukorambi Jember bersama si kecil Husna. Selain berniat refreshing, sejalan juga ya dengan pendidikan usia dini dia. Mengenalkan keagungan dan kehebatan Allah. Mendidik anak harus kreatif dan menyenangkan bukan? Dan pilihan kami sungguh tepat!


Taman Botani Sukorambi. Dok Pribadi


Selain beragam tanaman, di sini juga terdapat aneka jenis hewan. Adapula kebun edukasi, teknik pembenihan dan pembibitan. Taman Botani Sukorambi menyuguhkan konsep berwisata sambil belajar.

Ini beberapa spot yang recommended untuk dieksplorasi bersama si kecil.


Pertama, Bunny n Friend Village

Wah, Husna seneng banget bisa lihat kelinci di sini. Ada beberapa gubuk kelinci di area taman yang dikelilingi pohon jambu.

Seekor Kelinci sedang bermain di area Bunny n Friend Village. Dok Pribadi


Di Bunny n Friend village ini kita bisa banyak belajar banyak hal tentang kelinci. Mulai dari jenis-jenis kelinci, perawatan hingga budidaya. Saya termasuk yang baru tahu lho bahwa kelinci itu ada banyak sekali jenisnya. Poster tentang jenis, asal dan ciri-ciri fisik kelinci pun dipajang disini sebagai sarana edukasi.

Poster Jenis-jenis Kelinci. Dok Pribadi


Jadi bukan hanya manusia yang Allah ciptakan bersuku-suku, berbeda bahasa dan warna kulit, kelinci juga ๐Ÿ˜Š

Tidak hanya di tempatkan di gubuk atau kandang, kelinci ini juga dilatih beratraksi. Rabbit Show.

Area Rabbit Show. Dok Pribadi


Selain kelinci, di sini juga terdapat landak. Hewan yang begitu unik. MasyaAllah.. hebatnya Allah yang menciptakan ini semua.

Kedua, Kolam Ikan Hias

Anak kecil pasti akan selalu tertarik pada warna. Apalagi jika warna-warna itu menghias benda yang bergerak indah, seperti ikan.

Seru sekali menjelaskan keindahan warna-warna ikan hias ini pada Husna. Saya sendiri takjub, indah banget Allah melukisnya ya. Husna pun nampak sangat menikmati dan sesekali berusaha mencelupkan ujung jarinya ke kolam, berusaha menyentuh ikan. Sayangnya jarinya terlampau kecil, jadi nggak nyampe ke permukaan air kolam ๐Ÿ˜„

Husna dan Ayah bermain bersama Ikan. Dok Pribadi


Keindahan warna-warna inilah yang menginspirasi lahirnya karya-karya seni. Bisa dibayangkan, bagaimana jika Allah tak menciptakan warna? Dunia pasti buram ya.

Selain kolam ikan hias, di sini juga terdapat kolam budidaya ikam koi dan lobster.

Ketiga, Aneka Tumbuhan

Kalau Bogor punya Kebun Raya Bogor, kita punya Taman Botani Sukorambi sebagai salah satu Destinasi Wisata Jember yang berkonsep taman edukasi. Banyak sekali pohon yang menjulang tinggi dan bunga-bunga yang indah. Kita bisa memilih beberapa untuk dieksplorasi. Keindahannya, manfaatnya untuk manusia. Sangat tepat untuk menumbuhkan rasa syukur anak pada Allah.

Bisa juga ketika melewati pohon yang menjulang tinggi atau akar pohon yang begitu besar di campign ground, Bunda membacakan Alquran surat Ibrahim ayat 24-25 tentang perumpaan kalimat syahadat sebagai pohon yang akarnya kokoh dan batangnya menjulang.



Pohon ini akarnya jauh di bawah jembatan dan kokoh. Dok pribadi


Terlebih di camping ground Bere’ Songai, terdapat dua rumah pohon dan pondok baca yang dinding serta lantainya terbuat dari kayu. Sambil beristirahat dan membaca buku di lantai 2, kita bisa menjelaskan bahwa lantai, anak tangga dan dindingnya terbuat dari kayu. Kayu berasal dari pohon. Pohon diciptakan oleh Allah. Subhanallah…

Rumah Pohon ini Tinggi Banget Loh. Dok Pribadi

Husna selfie dulu ya. Dok Pribadi

Camping Ground Bere' Songai tampak dari rumah pohon. Dok Pribadi


Keempat, Spot Payung di Udara

Ini adalah salah satu spot favorit di Taman Botani Sukorambi. Payung berwarna-warni di udara, dengan latar langit yang luas dan awan bergumul indah. Menumbuhkan kesyukuran akan karunia Allah.



Saya dan Husan di Spot Payung. Husna kepanasan ya ๐Ÿ˜‚. Dok Pribadi


Spot ini sesungguhnya adalah jalan utama bagi kendaraan pribadi ataupun milik Taman Botani Sukorambi yang membawa pengunjung dari pintu masuk ke area utama.

Golf Car yang siap mengantar pengunjung berkelilig Taman Botani Sukorambi. Dok Pribadi


Oya, kemiringan jalan cukup tajam, sehingga setiap pengendara maupun pejalan kaki harus berhati-hati.


Pengemudi harus berhati-hati. Dok Pribadi


Ketika jalanan menurun, kita bisa ajarkan anak kita bertasbih. Ketika jalanan menanjak atau kita naik menuju pintu masuk, kita bisa ajarkan anak kita bertakbir. Sebagaimana dalam hadist ya.

Kelima, Kolam Renang

Ini yang paling seru bagi Husna. Karena dia bisa nyebur kolam renang.

Sebagai salah satu destinasi wisata favorit di Jember, Tamaan Botani Sukorambi termasuk yang paling banyak menyediakan kolam renang.

Satu kolam renang dewasa, satu kolam renang remaja, satu kolam renang anak, dua kolam renang pelangi.

Kolam renang pelangi ini ramah banget untuk balita seperti Hunsa. Dengan kedalaman 30cm, Husna bisa nyebur dan main air tanpa khawatir tenggelam ๐Ÿ˜


Ketinggian air nggak sampe sepinggang Husna. Dok Pribadi


Jika Bunda ingin berenang, jangan khawatir. Taman Botani Sukorambi juga menyediakan kolam renang khusus Muslimah. Asyiiik, bebas ikhtilath ya.
Tips bagi keluarga yang ingin berkunjung dan memanfaatkan kolan renang ini, sebaiknya berkunjung di hari-hari aktif. Supaya bisa lebih leluasa.

Pintu Masuk Muslimah Private Area. Dok Pribadi


Konon, air yang digunakan dalam kolam renang dewasa bersumber dari mata air alami dari dasar kolam.

Subahanllah, karya Allah sungguh luar biasa ya. Tak ada satupun yang hingga hari ini mampu menciptakan air.

Keenam, Spot Kebun Edukasi Hidroponik

Pintu Masuk Kebun Edukasi Hidroponik. Dok Pribadi

Kebun edukasi hidroponik atau KEH terletak sebelah kiri dekat loket masuk Taman Botani Sukorambi. 

Dengan mengunjungi KEH, kita akan tahu bagaimana proses panjang semangkuk sayur tersaji di meja makan. Kita juga bisa makin meresapi bahwa, ketika Allah mengutus kita ke bumi, telah Allah siapkan pula segala apa yang kita butuhkan untuk hidup di dalamnya. Termasuk sayur – mayur. MasyaAllah… maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?

Aneka Sayur di KEH. Dok Pribadi


Ketujuh, Naik Sepeda Air

Manusia bersepeda di atas tanah itu hal biasa. Tapi manusia bersepeda di atas air? Membutuhkan alat yang berbeda dengan sepeda biasa. Bukan cuma bersepeda, pengunjung juga bisa menikmati sensasi waterball. Satu-satunya di Jember. Jember makin rame. Destinasi wisata Jember yang satu ini makin dicintai.

Masyaallah, keren sekali ya manusia bisa bikin hal-hal seru begini. Apatah lagi Allah, yang menciptakannya? Tentu lebih keren lagi.

Sumber : antaranews


Mencoba dua wahana ini selain menguji keberanian, kerjasama, juga bisa meningkatkan bonding antar anggota keluarga. Sayang sekali, waktu kami terbatas sehingga tidak sempat mencoba wahana ini.

Jadi, jika Anda mau berkunjung ke Taman Botani Sukorambi, alokasikan waktu yang cukup untuk menikmati semua spot dan permainan seru ini tentunya ya.

Kedepalan, Mengamati Kuda dan Aneka Satwa

Ada banyak sekali satwa yang disebut Allah dalam Alquran, diantaranya kuda. Kuda dahulu menjadi alat transportasi, kendaraan perang dan digunakan pula oleh umat Islam untuk menyebarkan dakwah. Bunda bisa ceritakan, keunikan masing-masing satwa yang ada tentunya sambil mengingatkan anak bahwa satwa-satwa ini adalah ciptaan Allah.

Beberapa Satwa di Taman Botani Sukorambi. Dok Pribadi

Kesembilan, Outbond dan Area Permainan Anak

Salah satu keunggulan Taman Botani Sukorambi adalah fasilitas outbond. Ayah bunda bisa mencobanya. Utuk anak, sesuaikan dengan usia ya. Jika masih balita seperti Husna, sebaiknya cukup di arena permainan anak saja.

Sumber : jawapos


Ini bisa menjadi salah satu hiburan anak setelah diajak menikmati berbagai spot di Taman Botani Sukorambi sambil belajar tadi.

Kesepuluh, Terdapat Banyak Musholla

Salah satu hal yang saya kagumi di Taman Botani Sukorambi adalah tersedia banyak mushola. Setidaknya tersedia 3 mushola yang tersebar di lokasi berbeda. Setelah pintu masuk, di samping kolam utama dan di samping wahana air.

Mushola utama setelah pintu masuk. Dok Pribadi


Area taman botani yang begitu luas, tentu akan sangat menyulitkan pengunjung yang muslim jika hanya terdapat satu mushola. Bisa jadi, mereka akan melewatkan waktu sholat karena jarak tempuh yang begitu jauh.

Ketiga mushola ini pun terawat dengan baik. Satu di antaranya sedang dalam proses rehabilitasi dan dirancang untuk menampung 100 jama’ah.

Sedang dibangun. Dok Pribadi


Istimewanya lagi, terdapat tempat wudlu khusus muslimah. Yang terpisah dan tertutup dari area umum. Membuat muslimah makin nyaman beribadah di tengah berwisata.

Toilet khusus wanita bikin muslimah nyaman. Dok Pribadi


Itu tadi 10 hal yang yang bisa membuat liburan anak seru plus semakin kagum dengan Allah. Jika ayah Bunda tertarik mengunjungi Taman Botani Sukorambi, cukup mudah. 

Salah satu keunggulannya lagi adalah di berbagai area tersedia wastafel yang terbuat dari batu alam dan disediakan pula banyak tempat sampah. Benar-benar mengajak wisatawan menikmati dan menjaga alam dan kebersihan.

Taman yang terletak di Jalan Mujahir, kecamatan Sukorambi ini bisa ditempuh dengan sekitar 15 menit perjalanan dari pusat kota. Buka setiap hari pukul 07.00 – 16.00 kecuali hari Jumat. Harga tiketnya pun cukup terjangkau, terlebih untuk fasilitas lengkap dan aneka spot menarik dan edukatif yang disediakan. Senin-kamis setiap pengunjung dikenakan tiket 12.000 rupiah, sabtu-ahad dan hari libur 20.000 rupiah per orang. Tunggu apa lagi, segera Ayah Bunda jadwalkan berkunjung ke Taman Botani Sukorambi ya.

Artikel ini diikutsertakan dalam lomba blog yang diselenggarakan oleh Taman Botani Sukorambi dan Blogger Jember Sueger